Legenda Rusia Sebut Rasial di Tanah Airnya Kayak Fashion

Pemain baru Zenit St Petersburg, Malcom, segera jadi sasaran rasial dari fans timnya sendiri. Insiden ini juga mengundang komentar dari legenda Rusia, Aleksey Smertin.

Apa yang menimpa Malcom lumayan mengenaskan. Bayangkan saja, cibiran rasial ini dia terima tepat di hari debutnya kontra Krasnodar di turnamen Liga Rusia.

Karena tindakan ini, media Rusia, Ria Novosti mengabarkan jika bintang dari Brasil ini bakal dijual Januari mendatang. menyaksikan fenomena ini, Aleksey Smertin menyatakan sukar untuk menumpas rasial di tanah airnya. Dia malahan memandang rasial telah kayak fashion di sana.

“Rasial di Rusia kayak fashion. Ini muncul dari luar negeri, dari banyak negeri. Tak sekalipun, tak sekalipun di sini sebelumnya. Kondisi pada sepuluh tahun kemarin lebih fatal lagi. Para fans bisa jadi telah melempar pisang pada mereka yang berkulit hitam, ” tutur Smertin sebagaimana ditulis AS, Senin (5/8).

Apa yang diderita Malcom ini jelas bukanlah kali perdana berlangsung. Tahun kemarin, pemain tim nasional Prancis, Paul Pogba dan Ousmane Dembele jua jadi target rasial dari fans Rusia di Stadion Zenit Krestovsky.

Bisa jadi ada benarnya apa yang dibilang Aleksey Smertin. Tak cuma dari fan, dewan tim jua tidak jarang menyindir bintang-bintangnya yang berkulit hitam. Hal itu juga yang diperbuat Spartak Moskow tahun kemarin.

Kala menjalani tur pra-musim di Dubai, mereka mengupload foto 3 bintangnya, Pedro Rocha, Fernando, dan Luiz Adriano. Di dalam unggahan itu tercatat kalimat “Lihat bagaimana cokelat meleleh dibawah sinar matahari,”.